Empat orang terbunuh dalam serangan teroris di Filipina

April 05, 2012
Kembali ke Format Awal Lebih kecil Lebih besar

ZAMBOANGA, Filipina - Tiga mitra polisi dan seorang anggota kelompok militan Abu Sayyaf yang terkait dengan al-Qaeda tewas dalam bentrokan di Filipina selatan pada hari Kamis (5 April), demikian kata militer.

Kelompok militan menyerang truk yang membawa para mitra polisi yang sedang berpatroli di sebuah perkebunan karet di Basilan pada fajar pagi hari, demikian kata Kolonel Ricardo Visaya, komandan satuan tugas kontra-teroris di daerah tersebut, menurut AFP. Tiga dari para mitra polisi tersebut tewas dan tujuh luka-luka, sementara rekan-rekan mereka membalas tembakan dan menembak mati satu dari para penyerang tersebut.

Abu Sayyaf, sebuah kelompok kecil militan Islam yang didirikan pada tahun 1990-an dengan modal awal dari jaringan Al-Qaeda pimpinan Osama bin Laden, bermarkas di pulau-pulau terpencil di selatan dan bertanggung jawab atas berbagai serangan teror paling mematikan di negara tersebut. .

Jumlah pejuang Abu Sayyaf telah menurun dari sekitar 2.000 sepuluh tahun yang lalu menjadi beberapa ratus pada saat ini, demikian tulis AFP mengutip para analis keamanan.

Isi Komentar (Tata Cara Berkomentar)* Menandai tempat yang harus diisi

Ramadan-id

Jajak Pendapat

Seorang khalifah dipilih dengan bebas oleh kaum Muslimin di mana saja karena kebijaksanaan dan kualifikasi rohaninya. Proklamasi pemimpin ISIL ini akan dirinya sendiri sebagai khalifah untuk semua kaum Muslim melanggar prinsip Islam.

Hasil Peninjauan

Rangkaian Foto

Mariyah Nibosu, yang suaminya ditembak mati pada tahun 2009 oleh orang-orang bersenjata tak dikenal, berdiri di luar rumahnya pada bulan September 2013 di 'desa janda' Rotan Batu yang dikelola negara, 20km dari Narathiwat. ”Para wanita sangat menderita di sini,” katanya. ”Tetapi kami tabah. Kami harus memberi makan anak-anak kami  sendirian. Kami harus bertahan hidup.” [Christophe Archambault/AFP]

Sementara pemberontakan di Ujung Selatan di Thailand terus berlanjut, keluarga-keluarga menderita dan tabah