Indonesia akan bergabung dengan misi pemantau PBB di Filipina Selatan

Mei 18, 2012
Kembali ke Format Awal Lebih kecil Lebih besar

JAKARTA, Indonesia - Militer Indonesia sedang mempersiapkan sebuah tim penjaga perdamaian untuk bergabung dengan Tim Pemantau Internasional PBB di Filipina selatan, kata laporan media, Jumat (18 Mei).

"Tugas itu mulia dan terhormat serta akan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional," kata Mayor Jenderal Hambali Hanafiah, asisten Operasi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam sebuah pernyataan pers.

Tim beranggotakan 20 orang itu - 10 anggota dari militer, tujuh dari Kementerian Luar Negeri dan tiga dari Badan Intelijen Negara (BIN) – sedang mendapatkan pelatihan di Pusat Pelatihan Penjaga Perdamaian di Sentul, selatan Jakarta, hingga tanggal 30 Mei, demikian menurut beberapa laporan media.

Hambali tidak menyebutkan kapan tim akan berangkat ke Filipina selatan, yang didera oleh pemberontakan Muslim selama puluhan tahun.

Isi Komentar (Tata Cara Berkomentar)* Menandai tempat yang harus diisi

Apdf-id

Jajak Pendapat

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak mewakili kaum Muslim.

Hasil Peninjauan

Rangkaian Foto


Seorang wanita terkesiap di luar Hotel Ritz-Carlton Jakarta pada 17 Juli 2009, setelah ledakan bom mengguncang hotel tersebut dan JW Marriott di dekatnya. Dua tersangka pembom bunuh diri Jemaah Islamiyah menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai lebih dari 40 lainnya. [Arif Ariadi/AFP]

Ancaman Teror Global: Asia Tenggara

Asia Tenggara telah menjadi baik sumber maupun sasaran terorisme global. Kelompok afiliasi Al-Qaeda, yaitu Jemaah Islamiyah di Indonesia dan Malaysia serta Abu Sayyaf di Filipina, adalah beberapa di antara kelompok-kelompok regional yang meneror negara as